Breaking

Saturday, 23 June 2018

Gerindra: Pak Prabowo butuh dukungan rakyat bukan dukungan cukong

Ketua Umum GerindraPrabowo Subianto, meluncurkan sarana gerakan donasi untuk perjuangan politik. Masyarakat dapat menyumbang dana untuk tambahan logistik Gerindra.

Terkait gerakan itu, Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade, membantah jika hal tersebut hanya pencitraan Prabowo supaya tak terlihat didukung konglomerat untuk maju Pilpres 2019.
"Emang Pak Prabowo gak didukung cukong, ngapain kita didukung cukong. Pak Prabowo itu butuh dukungan rakyat bukan dukungan cukong. Pak Prabowo itu maju jadi calon Presiden Rakyat Indonesia, bukan calon Presiden cukong. Sehingga kebijakan pak Prabowo menjadi Presiden di 2019 untuk kepentingan rakyat bukan untuk cukong," tegas Andre saat dihubungi merdeka.com, Jumat (23/6).
"Bukan citra, Indonesia ini pemimpin itu harus lahir dari dukungan rakyat bukan dukungan cukong," tambahnya.
Kebijakan pro rakyat, kata Andre, dibuktikan Gerindra melalui penolakan pulau reklamasi yang saat ini tindak lanjut pembangunan pulaunya dihentikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Contoh kebijakan kongkrit kita tolak reklamasi, itu menunjukkan bahwa kebijakan partai Gerindra itu pro rakyat bukan pro cukong," ujarnya.
Dia melanjutkan, Prabowo meluncurkan penggalangan dana bukan karena tak punya modal untuk nyapres. Menurutnya, mantan Danjen Kopassus tersebut memiliki modal terbesar sebagai kandidat Capres.
Kendati demikian, kemampuan logistik Gerindra maupun setiap pihak juga ada batasnya. Perjuangan Pilpres pun butuh dana yang sangat besar serta butuh dukungan seluruh rakyat Indonesia.
"Kalau gak punya uang gak bener juga ya, saya rasa calon Presiden yang paling banyak (harta) kalo dilihat LKHPN-nya pak Prabowo lah, kan LKHPN-nya di atas satu triliun pak Prabowo. Siapa bilang pak Prabowo tidak punya uang , tapi tentu ada keterbatasan, gitu loh. Kalo gak ada duit gak juga ya, pak Prabowo ada uang lah," jelas Andre.
Lebih lanjut, Andre menambahkan, dengan adanya donasi perjuangan ini juga dapat membantu tokoh-tokoh yang tak punya uang namun memiliki kapasitas, kapabilitas serta rekam jejak bersih yang ingin menjadi calon legislatif maupun calon kepala daerah. Sehingga tak ada stigma hanya yang punya uang, yang bisa menjadi petahana.
"Tokoh-tokoh itu bisa maju tanpa diatur oleh pemodal besar. Ini politik yang sangat baik agar berpolitik lebih transparan dan masyarakat," imbuh Andre.
"Bukan hanya untuk donasi partai Gerindra semata dan Pilpres pak Prabowo. tapi bagaimana kita menghadirkan banyak tokoh yang berprestasi punya kapasitas, kapabilitas tapi gak punya uang kita bisa dorong lewat donasi ini," tandas Caleg DPR RI 2019 asal Sumatera Barat ini. (merdeka.com)

No comments:

Post a Comment

Apa Komentar Anda?